Daerah

MUI dan Aparat Bertindak! Aliran Pangissengana di Maros Disebut Menyimpang

×

MUI dan Aparat Bertindak! Aliran Pangissengana di Maros Disebut Menyimpang

Sebarkan artikel ini
MUI dan Aparat Bertindak! Aliran Pangissengana di Maros Disebut Menyimpang
(Ilustrasi) MUI dan Aparat Bertindak! Aliran Pangissengana di Maros Disebut Menyimpang

Tapakbatas.com– Warga Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan keberadaan sebuah aliran yang mengajarkan ajaran berbeda dari Islam pada umumnya.

Aliran bernama Pangissengana Tarekat Ana’ Loloa ini mengklaim bahwa rukun Islam bertambah menjadi 11 dan menjanjikan surga bagi pengikutnya asalkan membeli benda pusaka tertentu.

Kelompok ini dipimpin oleh seorang perempuan bernama Petta Bau, yang telah menyebarkan ajarannya sejak 2024 di Dusun Bonto-Bonto, Desa Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu. Kabupaten maros

Selain mengubah rukun Islam, aliran ini juga mengajarkan bahwa ibadah haji ke Mekah tidak sah dan harus digantikan dengan perjalanan ke Gunung Bawakaraeng di Kabupaten Gowa.

“Mereka menganggap haji tidak sah jika ke Mekah, harus ke Gunung Bawakaraeng. Selain itu, pengikutnya dilarang membangun rumah karena uangnya harus digunakan untuk membeli pusaka sebagai bekal di akhirat,” ungkap Kepala BPD Bonto-Bonto, Marzuki, Sabtu (8/3/2025).

Keberadaan aliran ini membuat aparat keamanan turun tangan. Kapolsek Tompobulu, AKP Makmur, mengatakan pihaknya telah

melakukan pemantauan dan intervensi terhadap kelompok ini sejak tahun lalu.

“Kami sudah panggil dan bina sejak 2024, tapi ajarannya kembali muncul. Kini kami bersama MUI dan pemerintah daerah kembali turun untuk memastikan ajaran ini tidak menyebar lebih luas,” tegas AKP Makmur.

Saat ini, kepolisian, TNI, dan tokoh agama setempat terus melakukan pendekatan persuasif kepada para pengikut aliran tersebut.

Upaya penyadaran dan pembinaan intensif dilakukan agar warga yang terlanjur mengikuti ajaran itu bisa kembali ke ajaran Islam yang benar.

“Kami akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan agar tidak ada lagi warga yang terjerumus dalam ajaran menyimpang ini,” pungkasnya.

Editor : Darwis
Follow Berita Tapakbatas.com di Google news

Dikasih Suara, Dibalas Jalan Hancur, Warga Jeneponto Murka!
Daerah

Tapakbatas.com– Warga Pa’rasanga Beru, Desa Banrimanurung, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, menggelar gotong royong untuk menimbun jalan rusak yang selama puluhan tahun belum pernah diperbaiki. Perbaikan dilakukan secara swadaya dengan menimbun…

Dapur Tak Layak Masih Beroperasi, Siapa yang Lindungi?
Daerah

Tapakbatas.com– Pemerintah daerah (Pemda) Takalar sebelumnya telah memanggil para kepala SPPG dan memberikan ultimatum agar segera membenahi kelengkapan administrasi serta sarana wajib bagi dapur MBG. Selama bulan Ramadan, para pengelola…