Metro

Lawan Narkoba dari Akar Rumput, Gerakan Anti Narkoba Hadir di Kelurahan Panambungan

×

Lawan Narkoba dari Akar Rumput, Gerakan Anti Narkoba Hadir di Kelurahan Panambungan

Sebarkan artikel ini
Lawan Narkoba dari Akar Rumput, Gerakan Anti Narkoba Hadir di Kelurahan Panambungan
Logo

Tapakbatas.com– Komitmen masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan narkotika terus diperkuat. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui pembentukan Gerakan Anti Narkoba di Kelurahan Panambungan, Kecamatan Mariso, Kota Makassar.

Inisiatif tersebut digagas oleh tokoh masyarakat setempat, Ahamdi Rick (Tetta Rick), sebagai bentuk kepedulian terhadap meningkatnya ancaman penyalahgunaan narkoba yang dinilai dapat merusak masa depan generasi muda dan ketahanan sosial masyarakat.

Ahamdi Rick menjelaskan, gerakan tersebut dibentuk untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkotika sekaligus memperkuat peran warga dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, persoalan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Gerakan ini dibentuk sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda dan masa depan lingkungan kita. Narkoba adalah musuh bersama yang harus diperangi secara kolektif,” ujarnya.

Ia berharap Gerakan Anti Narkoba Kelurahan Panambungan dapat menjadi wadah edukasi dan sosialisasi bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Pembentukan gerakan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah tokoh masyarakat.

Salah satunya Erwin Tang Jaya, yang menilai langkah tersebut sebagai strategi positif untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.

Menurut Erwin, peredaran narkoba saat ini telah menjadi ancaman nyata yang berpotensi merusak masa depan anak-anak bangsa apabila tidak ditangani secara serius dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

“Kami sangat mendukung pembentukan Gerakan Anti Narkoba ini. Masyarakat tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus ikut berperan aktif dalam pencegahan dan pengawasan di lingkungan masing-masing. Jika seluruh elemen masyarakat bersatu, saya yakin lingkungan yang aman, sehat, dan bebas narkoba dapat terwujud,” katanya. Jumat (5/6/2026)

Ia juga mengajak para orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kalangan pemuda untuk meningkatkan kepedulian serta pengawasan terhadap lingkungan sekitar guna mencegah masuknya pengaruh narkoba.

Melalui Gerakan Anti Narkoba tersebut, masyarakat Kelurahan Panambungan berkomitmen memperkuat kepedulian sosial, meningkatkan pengawasan lingkungan, serta mendukung berbagai program pemerintah dalam upaya memberantas peredaran narkotika hingga ke tingkat akar rumput.

Kehadiran gerakan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba yang hingga kini masih menjadi tantangan serius di berbagai daerah.

(Ds)