Sorot

Warga Keluhkan Adanya Praktik Ilegal Jual-Beli Air Sumur Bor

×

Warga Keluhkan Adanya Praktik Ilegal Jual-Beli Air Sumur Bor

Sebarkan artikel ini
Rumah Warga yang lantai lonsor
Rumah Warga yang lantai lonsor

Tapakbatas.com-Warga Pai, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, mengeluhkan adanya praktik ilegal jual-beli air sumur bor. Yang berada di depan gerbang citra Sudiang Indah.

Diduga aktivitas sumur tersebut tidak mengantongi izin untuk mengedarkan air kepada pengguna.

Aktifitas tersebut mengakibatkan debit air warga sekitaran wilayah tersebut berkurang.

Menurut keterangan warga, sumur bor ini sudah lama beroperasi dan melakukan praktik jual-beli air.

Dalam sehari, sumur bisa menjual air kepada mobil bertangki dengan jumlah yang banyak.

“Kisaran 50-an truk Perhari. Kegiatan jual-beli ini sudah lama cuman petugas enggak ada yang tahu. Terkait harga jual-beli nya masih belum diketahui,” ujar warga yang tidak mau namanya di publikasikan. Kamis (30/5/2024)

Akibat pengambilan air yang tak terkontrol, pasokan air milik warga setempat Kering

Masalah tersebut Pernah dilaporkan ke kelurahan Pai.

“Sudah kami laporkan, hanya saja sampai sekarang kok masih saja beroperasi. Kami berharap agar segera ditindaklanjuti, agar ada aturan terkait penakaran pengambilan air,” ungkapnya.

Sampai Berita ini dipublikasikan Pihak terkait Belum bisa ditemui.

Bersambung..

(DS)

Dugaan Korupsi MTQ Maros Menguat, LANTIK Siapkan Laporan Resmi
Sorot

Tapakbatas.com– Dugaan penyalahgunaan anggaran dalam pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Kabupaten Maros mencuat ke publik. Sekjend DPP LANTIK (Lembaga Anti Korupsi), Yhoka Mayapada, mengungkapkan pihaknya telah mengumpulkan sejumlah data…

Proyek Jembatan Bilalangnge Mandek, Dugaan Masalah Anggaran Menguat
Sorot

Tapakbatas.com– Proyek pembangunan jembatan yang menghubungkan Bilalangnge, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare dengan Dusun Pabbaresseng, Desa Mattirotasi, Kecamatan Wattang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), diduga mangkrak dan menyisakan tanda…