Daerah

Beda Pilihan di Pilkades, Warga Bergotong Royong Pindahkan Rumah

×

Beda Pilihan di Pilkades, Warga Bergotong Royong Pindahkan Rumah

Sebarkan artikel ini
Warga di Kolaka Utara pindahkan rumah usai diusir karena beda pilihan saat Pilkades. (Foto Istimewa)

Tapakbatas.com – Pemilik lahan mengusir warga akibat beda pilihan saat Pilkades.

Sebanyak tiga keluarga di Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) diusir

Warga pun gotong-royong membantu memindahkan rumah tersebut.

“Tiga orang itu kami carikan solusi, yang pertama direlokasikan di rumah warga yang kosong. Kedua kita pindahkan ke lahan keluarga simpatisan nomor 1,

Yang ketiga itu rencananya sudah ada yang mau berikan (lahan) tumpangan,” kata salah satu pemilik rumah berinisial A kepada wartawan, Selasa (2/5/2023).

Dari video beredar, awalnya warga membantu mengosongkan isi rumah yang terbuat dari papan tersebut. Kemudian melakukan pembongkaran di bagian dasar rumah.

Warga lalu mengikatkan kayu melintang untuk mengangkat rumah tersebut.

Sedikitnya ada 50 pria yang membantu mengangkat rumah itu.

Mereka melintasi perkebunan milik warga sekitar untuk memindahkan rumah.

Informasi yang dihimpun, pemindahan rumah warga bernama Summing (60) itu terletak di Desa Sarona, Kecamatan Watunohu, Senin (1/5/2023).

Kembali ke A, dia menuturkan warga memang berinisiatif membantu pemilik rumah yang diusir.

“Kami inisiatif bantu pindahkan rumah ke rumah (lahan) simpatisan cakades nomor urut 1,” bebernya.

Menurut A, ketiga warga tersebut sebelumnya diduga telah diberi arahan untuk memilih calon tertentu menjelang hari pemilihan pilkades.

Ketiga warga tersebut memang selama ini menempati tanah dari pemilik lahan yang menjadi salah satu calon kepala desa (cakades).

Terpisah, pemilik lahan bernama Sudo membantah melakukan pengusiran.

Ia berdalih bahwa pengusiran itu dilakukan pendukung istrinya yang maju sebagai cakades.

“Itu ndak benar kami mengusir, itu persoalan pendukung sesama pendukung (yang mengusir),” kata Sudo.

Sudo membenarkan lahan yang ditempati ketiganya merupakan milik keluarganya. Ia meluruskan pengusiran dilakukan oleh para pendukung yang kesal dengan warga tersebut.

“Saya itu ndak ada masalah. Ini pendukung yang marah sekali katanya saya sudah baik ke mereka, tapi mereka begini (tidak mendukung). Ya saya diam saja,” ungkapnya.

Sebelumnya, sebanyak dua rumah kayu yang rencananya akan dipindahkan milik Sakrun (39) dan Summing (60).

Sedangkan satu rumah terbuat dari beton yang ditempati Sitti Rahmah (36) tidak bisa dipindahkan hanya dilakukan pengosongan.

“Rencana rumah (milik Sakrun) yang satu lagi minggu-minggu ini (akan dipindahkan). Terus yang satu tidak bisa karena rumah beton,” kata warga sekitar inisial A kepada detikcom, Selasa (2/5).

A menuturkan pengusiran tersebut diduga buntuk beda pilihan di pilkades yang dilaksanakan pada Minggu (30/4/2023).

Warga sekitar lalu membantu mencarikan tanah untuk relokasi tersebut.

 

Editor : Ian

Kades Lasiroku Kolaka Nasrullah
Daerah

Tapakbatas.com – Kepala Desa (Kades) Lasiroku, Kecamatan Iwoimenda, Kabupaten Kolaka, Nasrullah membantah tudingan terkait kasus pelecehan seksual terhadap seorang siswi SMK. Nasrullah mengatakan, kejadian di kantor Desa tersebut tidaklah benar…

Sekda Takalar Bantah Video Viral yang Kampanyekan Cawapres 02
Daerah

Tapakbatas.com – Sekda Takalar Muhammad Hasbi menepis soal video viral yang dianggap telah kampeyakan cawapres 02. Hasbi menjelaskan bagaimana peristiwa terjadinya yang kemudian dinilai telah mengkampanyekan putra sulung Presiden Jokowi….

Gempar, Video Sekda Takalar Kampanyekan Cawapres 02
Daerah

Tapakbatas.com – Video Sekda Kabupaten Takalar, Sulsel, Muhammad Hasbi viral di media sosial, Senin (15/1/2023). Dalam video tersebut, Muhammad Hasbi, ‘mengkampanyekan’ Cawapres 02, Gibran Rakabuming Raka. Hasbi menyampaikan hal itu…

Camat Rantepao Mengundurkan Diri Gegara Dipermalukan Bupati
Daerah

Tapakbatas.com – Camat Rantepao, Jeniaty Rike Ekawaty, menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya. Jeniaty Rike Ekawaty mundur dari jabatannya lantaran dipermalukan oleh Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang. Surat pengunduran dirinya, tertanggal…