Metro

Polisi Akan Umumkan Tersangka Kasus Bansos Covid-19 Makassar

×

Polisi Akan Umumkan Tersangka Kasus Bansos Covid-19 Makassar

Sebarkan artikel ini
Polisi Akan Umumkan Tersangka Kasus Bansos Covid-19 Makassar (Ilustrasi)
Polisi Akan Umumkan Tersangka Kasus Bansos Covid-19 Makassar (Ilustrasi)

Tapakbatas.com – Penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel bakal mengumumkan tersangka kasus Bansos Covid-19 Makassar.

Kasus dugaan mark up bansos ini hampir 3 tahun lebih polisi mendalaminya setelah penyidik memeriksa ratusan saksi.

Dirreskrimsus Polda Sulsel Kombes Pol Helmi Kwarta Rauf mengatakan, kasus bansos tersebut telah naik tahap penyidikan sejak tahun 2020.

Helmi menyebut dalam kasus dugaan mark up covid-19 di Makassar ada lebih dari satu tersangka.

Penetapan tersangka kata Helmi akan dilakukan dalam waktu dekat. Pihaknya akan koordinasi dengan pihak ahli soal kerugian negara

“Dalam waktu dekat, setelah itu kita rilis. Lebih dari satu tersangka. Bisa dua dan seterusnya,” ujar Helmi seperti yang dikutip zonafaktualnews.com, Rabu (20/9/2023).

Ditanya terkait apakah nantinya ada oknum pejabat yang bakal ditetapkan tersangka, Helmi mengaku tidak menutup kemungkinan.

Namun, Helmi belum ingin menyampaikan siapa saja yang bakal jadi tersangka dalam kasus itu.

“Nantilah. Nanti kita rilis,” kata Helmi.

Senada dengan ini, Kasubdit III Tipidkor Polda Sulsel Kompol Hendrawan mengatakan, berdasarkan BPK kerugian negara akibat dugaan mark up bansos Covid-19 tersebut mencapai Rp 5,2 Miliar.

“Sudah ada (hasil audit BPK) Rp 5,2 miliar,” kata Hendrawan, kepada awak media.

Hendrawan mengatakan, untuk saat ini, pihaknya akan mengagendakan pemeriksaan saksi ahli.

Saksi ahli itu guna menguatkan bukti adanya dugaan korupsi dalam kasus tersebut.

Saksi ahli direncanakan merupakan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP).

Pemeriksaan terhadap saksi ahli dari LKPP penting dalam rangka mengetahui sejauh mana proses-proses pengadaan yang telah dilaksanakan oleh rekanan.

Utamanya terhadap semua barang yang diserahkan kepada masyarakat yang terdampak covid-19.

“Untuk tersangka, kita sementara masih menunggu hasil keterangan dari saksi ahli yang diminta,” ujarnya

Selama hampir tiga tahun kasus ini bergulir, kata Hendrawan pihak penyidik telah memeriksa ratusan saksi.

“Sebanyak 327 orang saksi telah diperiksa,” bebernya.

Seperti diketahui, kasus mark up paket bansos ini disalurkan oleh Kemensos untuk masyarakat Kota Makassar yang terdampak pandemi Covid-19 itu terendus di tahun anggaran 2020 lalu.

Polisi menemukan adanya indikasi ketidaksesuaian harga dan barang yang diterima masyarakat.

Indikasi adanya dugaan markup dalam pengadaan bantuan itu pun menyeruak. Kasus yang mulanya dalam penyelidikan itu, pun ditingkatkan ke penyidikan pada Desember 2020.

 

 

 

Editor : Ian

ilustrasi fitnah
Metro

Tapakbatas.com-Kepala Desa (Kades) Karama, Kabupaten Bulukumba, JS, membantah tudingan yang di alamatkan kepada dirinya soal skandal perselingkuhan. Kepada awak media saat dikonfirmasi Sabtu malam (9/3/2024), JS mengungkapkan bahwa kabar dirinya…

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menggeruduk rumah indekos di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, (tangkap layar)
Metro

Tapakbatas.com-Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menggeruduk rumah kos di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat. Selasa (27/2/2024) Aksi ini viral di media sosial. Salah satu akun yang mengunggah yakni Instagram @wargajakarta.id….

Salah satu kafe ternama di Makassar tempat dimana KJ bandar narkoba ditangkap dan dilepas
Metro

Tapakbatas.com – Modus lobi-lobi oknum BNNP Sulsel terungkap sebelum mengamankan bandar sabu KJ. Dari informasi yang dihimpun, KJ sebelum diamankan sempat diajak ngopi bareng oleh oknum BNNP Sulsel. KJ dan…