Metro

Satgas TPPO Sikat 532 Tersangka Kasus Perdagangan Orang

×

Satgas TPPO Sikat 532 Tersangka Kasus Perdagangan Orang

Sebarkan artikel ini
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan

Tapakbatas.com – Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polri dan Polda yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terus melakukan penindakan.

Tercatat sejak dibentuk hingga 20 Juni, Satgas menangani 456 Laporan Polisi TPPO.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, dari ratusan LP ditangani, Satgas TPPO menangkap 532 tersangka.

“Dari ratusan LP yang diterima, Satgas TPPO telah menyelamatkan 1.572 korban,” kata Ramadhan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/6/2023).

Dari ribuan korban tersebut, Ramadhan merinci ada 711 korban perempuan dewasa dan 86 perempuan anak.

Kemudian untuk korban laki-laki dewasa ada 731 dan laki-laki anak ada 44 orang.

Untuk modus kejahatan para tersangka, Ramadhan menuturkan terbanyak yakni dengan mengiming-imingi bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Pekerja Rumah Tangga (PRT) dengan 361 kasus.

“Selanjutnya modus dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK) ada 116 kasus, modus dijadikan Anak Buah Kapal (ABK) ada 6 kasus dan eksploitasi terhadap anak ada 25 kasus,” katanya.

Dari ratusan kasus yang diungkap, saat ini perkembangannya 83 kasus masuk tahap penyelidikan.

Kemudian 347 di tahap penyidikan dan berkas sudah lengkap atau P21 ada satu kasus.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tak mudah tergiur dengan tawaran bekerja dengan gaji tinggi baik di dalam maupun di luar negeri.

Ramadhan meminta masyarakat memastikan apakah perusahaan penyalur tenaga kerja ini resmi.

Hal tersebut dilakukan agar masyarakat mendapatkan hak-hak perlindungan sosial, kesejahteraan dan hukum.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan soal pemberantasan TPPO di acara ASEAN Senior Officials Meeting on Transnational Crime (SOMTC) Leaders di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa, 20 Juni 2023.

Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, pada pertemuan SOMTC salah satu yang akan dibahas yakni Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Menurutnya, pembahasan TPPO ini sejalan dengan kesepakatan antara Presiden Jokowi dengan beberapa pemimpin negara yang akan memberantas segala bentuk TPPO.

Kapolri menyebut TPPO menjadi perhatian internasional. Di dalam SOMTC ini menjadi salah satu hal serius yang dibicarakan.

Ia berharap pembicaraan tersebut ke depan bisa membuat para Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di luar negeri dapat terlindungi.

 

Editor : Ian

ilustrasi fitnah
Metro

Tapakbatas.com-Kepala Desa (Kades) Karama, Kabupaten Bulukumba, JS, membantah tudingan yang di alamatkan kepada dirinya soal skandal perselingkuhan. Kepada awak media saat dikonfirmasi Sabtu malam (9/3/2024), JS mengungkapkan bahwa kabar dirinya…

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menggeruduk rumah indekos di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, (tangkap layar)
Metro

Tapakbatas.com-Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menggeruduk rumah kos di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat. Selasa (27/2/2024) Aksi ini viral di media sosial. Salah satu akun yang mengunggah yakni Instagram @wargajakarta.id….

Salah satu kafe ternama di Makassar tempat dimana KJ bandar narkoba ditangkap dan dilepas
Metro

Tapakbatas.com – Modus lobi-lobi oknum BNNP Sulsel terungkap sebelum mengamankan bandar sabu KJ. Dari informasi yang dihimpun, KJ sebelum diamankan sempat diajak ngopi bareng oleh oknum BNNP Sulsel. KJ dan…